BRMP PH Koordinasikan Pengenalan Varietas Unggul di Kabupaten Bekasi
Bekasi (24/6) – Balai Pengelola Hasil Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP PH) sebagaimana ditugaskan dalam SK Menteri Pertanian Nomor 166/Kpts/PW.020/M/02/2026 tentang Penanggung Jawab Provinsi dan Kabupaten/Kota pada Kegiatan Swasembada Pangan Berkelanjutan, maka berkaitan dengan implementasi kegiatan dalam Program Prioritas Nasional 2026 direncanakan pengenalan varietas unggul di Kabupaten Bekasi. Bertemu dengan Kepala Bidang Pertanian dan Perikanan, Kabupaten Bekasi Ibu Eem Embang di kantornya di Komplek Perkantoran Dinas Kabupaten Bekasi, Kepala BRMP PH dan Tim Kerja Perencanaan, Evaluasi dan Pemantauan dan Tim Kerja Pengelolaan dan Pemanfaatan Hasil berkoordinasi dengan jajaran Dinas Pertanian dan Perikanan.
Menurut keterangan Ibu Eem di Bekasi beberapa varietas seperti Inpari 13 dan PB 42 masih banyak digunakan petani. Beberapa petani bahkan sudah menyasar kebutuhan pasar beras khusus seperti Beras Basmati, tambah Widodo, Penyuluh Dinas, akan tetapi pada dasarnya beberapa wilayah karena masih endemik dengan penyakit, maka ada sedikit kerentanan bagi petani untuk mengganti varietasnya. Secara keseluruhan Eem menjelaskan ada beberapa Lokasi yang memang tergolong petani champion, dan bisa menjadi adopter, jelas Dodo. Jayu, SE.Ak., MBA yang terlibat langsung dalam penganggaran kegiatan memang berharap agar sambil dilakukan pengenalan varietas unggul baru, jelasnya.
Nuning mempertegas bahwa apa yang diusulkan dari kegiatan ini memang akan menyasar kebutuhan petani, dan berharap agar mulai dapat dilakukan perencanaan ini dengan hitung mundur sebagaimana penganggaran ini juga memiliki batas waktu. Nuning berharap dalam seminggu Dinas dapat mengidentifikasi dan seminggu ke depan sambil dapat dilihat ke Lokasi calon demplot agar dipastikan masuk CPCL juga, disamping semoga saja pesanan benih segera dapat dilakukan, sebelum nanti dilakukan penyemaian dan baru tanam. Perkiraan Endah Fitriyah, selaku Timker hingga sebelum Agustus masih ada hujan dibeberapa Lokasi dan di wilayahnya Ia melihat hampir selalu langsung dilakukan tanam, di Bekasi dan secara kondisi juga sudah hijau untuk target LTT Juni ini, tambahnya.
Diakhir pembahasan perencanaan demplot, Morina juga mengingatkan kebiasaan dari petani atas potensi mengadopsi teknologi biasanya bisa dilakukan apabila sudah melihat hasil dan dapat membandingkannya. Ibu Eem berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan segera dan Timnya akan membantu pelaksanaan di Lokasi yang memang sesuai, tutupnya.