Perkuat Kompetensi ASN, BRMP Gelar Pelatihan Komunikasi Publik
Bogor (24/9) – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) terus mendorong peningkatan kompetensi SDM-nya melalui pelatihan Komunikasi Publik dan Bahasa Inggris untuk Public Speaking yang dilaksanakan pada 22–24 September 2026 di Auditorium Sadikin, Bogor. Kegiatan ini diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri atas staf lingkup BRMP.
Adapun tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kemampuan ASN dalam berkomunikasi secara efektif, terstruktur, sistematis, dan membangun rasa percaya diri, baik dalam menyampaikan informasi kepada pimpinan maupun kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Kompetensi komunikasi publik dinilai penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan lembaga dan organisasi Kementerian Pertanian.
Dalam arahannya, Sekretaris BRMP, Handi Arief, S.T., M.A.P., menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga membangun kemampuan ASN dalam berpikir terstruktur, menyusun pesan, dan menyampaikan informasi agar dapat dipahami oleh audiens.
Materi pelatihan komunikasi publik disampaikan oleh narasumber berkompeten dari Jadisa Management/BST Consultant. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai manfaat public speaking, mindset dan teknik komunikasi, pengendalian vokal dan audiens, komunikasi dua arah, hingga penyusunan materi yang powerful.
Salah satu teknik yang diperkenalkan adalah pola PREP (Point, Reason, Example, Point), yaitu menyampaikan poin utama, memberikan alasan, memperkuat dengan contoh, kemudian menegaskan kembali poin yang disampaikan. Peserta juga dibekali teknik active listening, impactful opening, persuasive closing, body language, eye contact, hingga cara menjaga keterlibatan audiens melalui fun energize.
Selain kemampuan teknis, peserta diajak memahami pentingnya noble purpose atau tujuan mulia seorang pembicara. Seorang komunikator tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan inspirasi dan mendorong audiens untuk mengambil tindakan positif.
“Pelatihan ini memberikan pengalaman dan pemahaman baru tentang bagaimana menyampaikan informasi agar lebih terstruktur dan mudah dipahami. Tentunya ilmu yang diperoleh dapat kami terapkan dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja,” ujar Rani, salah satu peserta pelatihan yang diusulkan dari BRMP Pengelola Hasil.
Keikutsertaan stafnya dalam kegiatan peningkatan kapasitas SDM menjadi bagian dari langkah strategis BRMP Pengelola Hasil. Ia menyampaikan bahwa kesempatan baik untuk ASN di BRMP PH dapat mengikuti pelatihan, jelas Nuning Nugrahani. SDM adalah aset paling krusial yang menentukan tercapainya kinerja balai sehingga perlu memiliki wawasan luas, kapasitas berpikir yang kreatif, efektif, dan peningkatan keahlian pelayanan (service excellence) agar pelayanan publik menjadi lebih prima. Berkenaan dengan ini bahwa setiap pegawai memiliki hak dan kewajiban untuk dikembangkan kompetensinya, tegas Nuning.
Melalui pelatihan ini, ASN lingkup BRMP diharapkan dapat mengaplikasikan keterampilan komunikasi yang diperoleh dari pelatihan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, menarik, dan mudah dipahami menjadi bagian penting dalam mendukung komunikasi organisasi serta pelayanan publik yang semakin efektif.