Rakor LTT Kab Cianjur Sinkronkan Target Capaian per Kecamatan
Karangtengah (8/4) – Rapat Koordinasi LTT lingkup Kabupaten Cianjur pagi ini dilaksanakan di kantor BPP Karangtengah dengan dihadiri oleh TAM Provinsi Jabar Ir. Nandang Sudrajat, M.M., Direktur Jenderal Tanaman Pangan Dr. Yudi Sastro, S.P., M.Si. dan juga Direktur Serealia, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Jawa Barat Gunawan, S.P., M.Si., Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Cianjur, Kabid Tanaman Pangan Kab. Cianjur, Kabid PSP Kab. Cianjur dan Kepala BRMP Pengelola Hasil selaku Penjab Kabupaten Cianjur. Dirjen TP dalam arahannya menyampaikan bahwa target di bulan April untuk LTT Pusat adalah 1,7 ha dan saat ini baru terealisasi 255rb ha atau baru tercapai 14,9%, jelasnya. Ia menyebutkan bahwa secara kondisi LTT Kab. Cianjur memang selalu nomor 2 dibandingkan dengan Sukabumi paparnya. Target kesanggupan Jawa Barat diperiode April ini dibandingkan dengan target pusat baru tercapai 13,9% atau masih selisih 227rb ha. Oleh karenanya, Ia memang merencanakan keliling jabar untuk memastikan pencapaian ini setelah kemarin ke Subang, hari ini di Cianjur. Harapannya selisih ini dapat dipenuhi.
Didalam kesempatan sesi arahan, Tenaga Ahli Mentan Ir. Nandang Sudrajat, M.M. mengingatkan akan pentingnya melakukan 3 identifikasi, yaitu: 1) target identifikasi bulanan harus sesuai dengan Luas Baku Sawah (LBS), 2) Pemantauan pertanaman guna antisipasi Dampak Perubahan Iklim (DPI), serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan ini pemantauannya hingga ke periode panen sampai dilakukan pengukuran sampling hasil oleh BPS; dan 3) melakukan penyelamatan pertanaman diperiode bulan berjalan. TAM juga mengingatkan agar segera mengidentifikasi debit air dan titik air yang selama ini menjadi sumber irigasi sawah-sawahnya ke penyuluh. Saat ini sudah ada WA Grup Darurat El Nino untuk Jabar dan diingatkannya agar penyuluh untuk masuk di grup tersebut. Bagian mana yang menjadi kerja dari BBWS berkaitan dengan irigasi akan terus dilakukan update agar jangan sampai di daerah hilir terjadi kekeringan, jelasnya.
Dikesempatan paparan Penjab Provinsi, Direktur Serealia menyampaikan bahwa berdasarkan pengalamannya selaku penjab di Kab. Yogyakarta, secara harian memantau target-target dari penyuluhnya yang pada dasarnya sudah menguasai medan di setiap sudut desanya. Target yang saat ini dituliskan di Kab. Cianjur menurutnya masih bisa dikejar sesuai dengan LBS, bahkan ia minta dapat mencapai angka 25rb ha, jelasnya. Pada Musim Tanam Okmar lalu, pencapaiannya sudah masuk zona hijau untuk Cianjur, akan tetapi masih ada selingan kecamatan yang berada pada zona kuning bahkan orange, jelasnya. Oleh karenanya, hari ini bersama Ibu Penjab Kabupaten dan Pak Kabid TP diharapkan bisa disusun kembali target yang lebih baik.
Saat penyusunan kembali target, dari penyuluh optimis menambah capaian luasan tanam di bulan April, namun ada beberapa kecamatan yang memang diperiode tertentu yang pertanaman padi-nya bergeser ke tanaman hortikultura, dan untuk ini masih bisa digeser ke Lokasi lainnya, jelas Abdul Sidiq, S.P., M.M. selaku Ketua Tim Kerja Kab Cianjur. Nuning selaku Penjab Kabupaten berharap kerja serius dari Para Penyuluh sebagaimana tadi dicontohkan oleh Pak Direktur, agar melakukan kegiatan keliling memantau wilayah kerja sambil melakukan penambahan LTT. Ia menyemangati agar semua Penyuluh terus berkoordinasi dalam menghadapi El Nino. Proporsi LBS menurutnya sudah sesuai dan masih memungkinkan untuk diraih, sambil jangan lupa melakukan identifikasi titik-titik sumber air, jelasnya.
Diakhir rakor, disepakati pencapaian target dinaikkan untuk semua Kecamatan dan bisa diraih 23rb ha dan kesempatan ini nanti menjadi catatan kinerja Cianjur dalam mencapai target LTT di bulan April, demikian tutup Kabid TP Kab. Cianjur.